13 Cara Mengatasi Kutil Kemaluan Agar Tidak Tumbuh Lagi

13 Cara Mengatasi Kutil Kemaluan Agar Tidak Tumbuh Lagi Ketuat Kemaluan adalah benjolan kecil yang tumbuh di sekitar Sekitar kelamin dan Lubang Dubur. Penyakit ini bisa dialami siapa saja yang aktif secara seksual. Kutil kelamin berbeda dengan kutil yang tumbuh di bagian tubuh lain, karena Keadaan ini termasuk infeksi menular seksual.

Kondiloma Akuminata berukuran kecil dan tidak mudah terlihat dengan kasat mata. Akan tetapi kutil kelamin Menimbulakan rasa gatal, sensasi seperti terbakar, serta Sakit dan perdarahan Ketika Sedang berhubungan intim.

13 Cara Mengatasi Kutil Kemaluan Agar Tidak Tumbuh Lagi

Penyebab Kutil Kelamin
Ketuat Kemaluan disebabkan oleh human papillomavirus (HPV). Penyebaran Ketuat Kelamin terjadi melalui hubungan seksual, baik melalui vagina, maupun secara oral atau Anus. Di samping itu, virus juga bisa Berpindah ketika tangan penderita Penyakit Jengger Ayam menyentuh kelamin sendiri, lalu menyentuh kelamin pasangannya.

Penyebaran Kondiloma Akuminata juga dapat terjadi, akibat berbagi penggunaan alat bantu seks (sex toys). Pada kasus yang jarang terjadi, kutil kelamin dapat menular ke bayi, dari ibu yang Terkena virus. Perlu diketahui, Penyakit Kutil Kelamin tidak menular melalui ciuman, atau media tertentu seperti Tempat Makan, handuk, dan toilet duduk.

Diagnosis Penyakit Kondiloma Akuminata

13 Cara Mengatasi Kutil Kemaluan Agar Tidak Tumbuh Lagi Dokter dapat mendiagnosis pasien dengan melihat atau mendengar mengenai gejala yang di alami pasien. Apabila Penyakit Jengger Ayam tidak terlihat, maka dokter dapat meminta pasien menjalani tes seperti:

  • Pap smear
  • Kolposkopi
  • Tes HPV-DNA

Ketuat Kelamin

Kutil Kemaluan tidak perlu diobati jika tidak menimbulkan gejala yang mengganggu. Bila Penyakit Jengger Ayam Menimbulkan gejala dokter dapat mengobatinya dengan obat-obatan yang mengandung asam trikloroasetat. Dokter juga dapat mengobati pasien dengan prosedur Operasi seperti:

  • Eksisi
  • Electrocautery
  • Krioterapi
  • Bedah laser

Komplikasi Ketuat Kelamin

Ada Sebagian komplikasi yang dapat di Timbulkan oleh Kutil kelamin, di Antaranya:

  • Menimbulkan terjadinya kanker di daerah Alat Kelamin, mulut dan tenggorokan.
  • Gangguan Saat Sedang Mengandung.
  • Bayi yang terlahir dari ibu dengan Penyakit Jengger Ayam berisiko mengalami infeksi kutil di ternggorokan.

Ketuat Kelamin dapat di Kendalikan dengan sejumlah cara, Antara Lain:

  • Tidak melakukan Berganti Pasangan.
  • Gunakan kondom setiap berhubungan Badan.
  • Tidak Membagikan alat bantu seks.
  • Mendapat imunisasi HPV.

Penyakit Kutil Kelamin berukuran kecil, dengan warna serupa kulit atau sedikit lebih gelap. Oleh karena itu, Ketuat kadang sulit terlihat dengan kasat mata. Kutil dapat tumbuh secara tunggal, dan bisa juga Bergerombol serta membentuk struktur seperti kembang kol.

13 Cara Mengatasi Kutil Kemaluan Agar Tidak Tumbuh Lagi

13 Cara Mengatasi Kutil Kemaluan Agar Tidak Tumbuh Lagi Meskipun Terkadang tidak terlihat, Penyakit Kondiloma Akuminata tetap dapat menimbulkan sejumlah gejala, antara lain gatal dan Perasaan tidak nyaman di Sekitar kelamin, sensasi seperti terbakar, serta nyeri dan perdarahan saat berhubungan Sexsual.

Pada Lelaki, Kutil Kemaluan dapat tumbuh di sejumlah Tempat, Antara Lain:

  • Batang atau ujung Kelamin Pria
  • Kantung buah zakar
  • Pangkal Paha
  • Paha bagian atas
  • Sekitar atau di dalam anus.

Sedangkan pada Perempuan Hamil, Ketuat Kemaluan dapat Berkembang di:

  • Dinding Kelamin Wanita
  • Vulva (bagian luar vagina)
  • Daerah antara Ms.V dan anus (perineum)
  • Di dalam Kelamin Wanita atau di dalam anus
  • Leher rahim.

Selain pada Dekat Kemaluan dan area di sekitarnya, kutil kelamin juga dapat tumbuh di lidah, bibir, mulut, dan tenggorokan. Kondisi ini biasanya terjadi akibat melakukan seks oral dengan orang yang terinfeksi Kondiloma Akuminata.

Kutil kelamin disebabkan oleh human papillomavirus (HPV). Meskipun terdapat lebih dari 120 jenis virus HPV, hanya 30-40 jenis virus HPV yang menular melalui kontak seksual. Dari 30 jenis virus HPV tersebut, 90 persen kasus kutil kelamin disebabkan oleh virus HPV tipe 6 dan HPV tipe 11.

Faktor Risiko Jengger Ayam
Individu yang aktif secara seksual lebih berisiko terserang Penyakit Kondiloma Akuminata, terutama jika berhubungan seks dengan orang yang terinfeksi HPV. Risiko terinfeksi akan lebih besar bila berhubungan Senggama dengan lebih dari satu partner seksual, tanpa mengenakan Viesta.

13 Cara Mengatasi Kutil Kemaluan Agar Tidak Tumbuh Lagi

Beberapa faktor lain yang memperbesar risiko seseorang menderita Kutil kelamin adalah:

  • Sedang Hamil
  • Merokok
  • Memiliki sistem kekebalan tubuh Yang Lemah
  • Aktif secara seksual dalam usia relatif Remaja
  • Pernah menderita infeksi menular seksual lain
  • Memiliki riwayat kekerasan seksual saat masih Muda
  • Berhubungan intim dengan seseorang yang tidak diketahui riwayat kehidupan seksualnya

Kutil kelamin tidak perlu diobati bila tidak menimbulkan gejala yang mengganggu. Bahkan pada beberapa kasus, Penyakit Kondiloma Akuminata dapat hilang dengan sendirinya. Namun bila penderita merasa gatal, nyeri atau sensasi terbakar pada kelamin, dokter dapat meresepkan obat dalam bentuk Lotion, seperti asam trikloroasetat. Obat ini bekerja dengan membakar Penyakit Kondiloma Akuminata, dan bisa digunakan pada kutil di kelamin bagian dalam. Efek samping obat ini meliputi iritasi kulit dan Panas pada kulit.

Selain menggunakan Obat Obatan, dokter juga dapat menyarankan prosedur Pengangkatan untuk Menghilangkan Kondiloma Akuminata. Bedah akan disarankan pada pasien yang tidak respons dengan pemberian obat-obatan di atas, atau pada Penyakit Kutil Kelamin berukuran besar. Sejumlah prosedur Bedah untuk Kutil kelamin meliputi:

  • Eksisi. Dalam metode eksisi, Kutil Kemaluan akan dipotong dan dibuang menggunakan pisau bedah. Prosedur ini umumnya menimbulkan efek samping berupa nyeri yang timbul setelah bedah.
  • Electrocautery. Electrocautery atau bedah listrik adalah metode bedah yang menggunakan listrik untuk membuang jaringan abnormal, termasuk Penyakit Kondiloma Akuminata. Metode ini juga dapat digunakan untuk menghentikan perdarahan setelah Bedah, dan mencegah infeksi.
  • Krioterapi. {Penyakit Kutil Kelamin dapat dihilangkan dengan krioterapi, yaitu prosedur yang menggunakan nitrogen cair dengan suhu minus 195 derajat Celsius. Krioterapi cukup efektif untuk menghilangkan kutil berukuran kecil. Namun bila ukuran Kutil Kemaluan cukup besar, dokter akan menjalankan krioterapi hingga beberapa kali. Pada umumnya, 50-60 persen kutil hilang setelah 3-4 kali krioterapi. Meskipun dapat Menyembuhkan kutil, krioterapi tidak menjamin kutil hilang sepenuhnya. Pada beberapa kasus, Jengger Ayam dapat tumbuh kembali.
  • Bedah laser. Operasi laser umumnya digunakan untuk mengangkat Daging Tumbuh yang sulit dihilangkan dengan prosedur lain. Dalam prosedur ini, laser digunakan untuk menghancurkan pembuluh darah di dalam kutil, sehingga kutil mati dan dapat diangkat. Laser juga digunakan untuk membunuh virus penyebab kutil. Bedah laser dapat digunakan untuk menghancurkan kutil yang sulit dicapai, misalnya di uretra (saluran yang membawa urine dari kandung kemih ke luar tubuh). Efek samping yang timbul akibat bedah laser bisa berupa terbentuknya jaringan parut di area yang dibedah.

Perlu diingat, jangan merokok selama menjalani pengobatan Kutil kelamin. Beberapa penelitian menunjukkan hasil pengobatan yang lebih baik pada penderita yang tidak merokok. Pasien juga disarankan tidak menggunakan losion atau sabun mandi yang mengandung parfum, karena dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Selain itu, tunda hubungan seks atau kenakan Alat Kontrasepsi Ketika berhubungan seks, hingga Ketuat Kemaluan hilang.

13 Cara Mengatasi Kutil Kemaluan Agar Tidak Tumbuh Lagi

Komplikasi Kutil Kelamin
Bila tidak di Obati, Kondiloma Akuminata dapat Menjadi membesar dan lebih sulit untuk dihilangkan. Di samping itu, risiko menginfeksi pasangan seksual juga akan lebih besar.

Beberapa Varian virus HPV juga berisiko memicu Berkembangnya sel kanker di dalam serviks. Selain kanker serviks, penderita juga dapat terserang kanker vulva, kanker anus, kanker penis, serta kanker mulut dan tenggorokan.

Komplikasi lain yang dapat terjadi akibat Kutil kelamin adalah gangguan dalam masa kehamilan. Kutil kelamin yang membesar bisa membuat penderitanya sulit buang air kecil, serta dapat mengurangi peregangan vagina saat proses bersalin. Bahkan, Penyakit Kutil Kelamin pada Ms.V atau vulva dapat mengalami perdarahan saat melahirkan.

Meskipun jarang terjadi, bayi yang lahir dari ibu dengan Kutil Kemaluan dapat terinfeksi kutil di tenggorokannya. Pada kasus tersebut, operasi harus dilakukan Supaya sistem pernapasan bayi tidak tersumbat oleh kutil.

13 Cara Mengatasi Kutil Kemaluan Agar Tidak Tumbuh LagiD emikianlah Tulisan Singkat Ini Semoga Dapat Membantu Serta Memberi Manfaat, Jika Ingin Konsultasi Lebih Lanjut Mengenai Perawatan Kutil Kemaluan Terbaik Secepatnya Telepon Nomor Kami HP/WA 081 329 878 999.